Kamis, 12 Februari 2015

Keluarga Apatis

Keluarga apatis? Maksudnya satu keluarga yang apatis dengan dunia luar? banyakkan yan?

Bukan, bukan itu maksud saya. Keluarga Apatis yang saya maksud adalah sebuah keluarga di mana masing-masing anggotanya apatis terhadap keluarga tersebut.

Keluarga macam apa itu? cuek-cuekan gitu dong ya? Nggak kayaknkeluarga lain? Nggak asiklah!!

Yaa.. Kurang lebih seperti itulah. Dalam keluarga apatis, masing-masing anggota seperti tidak mengenal satu sama lain. Malas berbicara, apalagi mengemukakan pendapat. Jarang menikmati waktu bersama. Masing-masing anggotanya lebih memilih menghabiskan waktu di luar rumah daripada harus tersiksa di rumah.
Mengapa tersiksa?
Setiap manusia merupakan makhluk sosial. Mereka butuh berinteraksi, bercakap-cakap, dihargai, mengaktualisasikan diri, dll. Sedangkan di keluarga apatis mereka tidak mendapatkannya.

Kok bisa sampai begitunya ya? Itu kenapa sih?

Bisa jadi, penyebab keluarga apatis ini ada banyak. Namun yang paling penting adalah tidak adanya penghargaan atau budaya saling menghargai satu sama lain. Ketika satu anggota berargumen, anggota lain menghina, menjatuhkan, menyepelekan, atau bahkan tidak mendengarkan. Atau ketika salah seorang anggota menyampaikan keinginannya direspon dengan cara yang tidak menyenangkan atau langsung ditolak tanpa ada prnjelasan yang logis dan lugas. Parahnya lagi, lagi dan lagi, tidak didengarkan. Dan hilanglah respek antar anggota keluarga.

Mengerikan!!! Lalu bagaimana caranya agar keluarga tidak menjadi keluarga apatis?

Seperti yang dijelaskan di atas, penyebab terjadinya keluarga apatis adalah tidak adaya penghargaan atau budaya saling menghargai antar anggota. Oleh karena itu, cara untuk menghindarinya ialah drngan membangun budaya saling menghargai di dalam keluarga. Lakukan dari diri sendiri, dengarkan dengan baik pendapat anggota lain, beri respon yang nyaman. Ketika ada yang mengemukakan keinginannya, dengarkan, sekiranya tidak bisa memenuhi, jelaskan dengan sejelas-jelasnya dan logis mengapa tidak bisa. Dengan begitu anggota akan menghargaimu. Jangan lupa lakukan kewajibanmu dan penuhi hak mereka. Sabar, dan terus lakukan. :)

Insya Allah berkah :)

Popular Posts

Search This Blog