Jumat, 10 Januari 2014

What I want When I was a High School student



Aku baru saja menonton beauty and the geek. Kisah tentang masa SMA. Ada nanyak hal yang membuatku teringan akan masa SMA ku dan keinginanku dulu untuk masa SMA ku. Aku membuat keinginan-keinginan itu selama aku SD dan SMP. Dan sekarang aku akan menceritakannya.

Keinginan pertamaku adalah memiliki sahabat, kau tahu seperti apa sahabat yang ada di film-film yang menceritakan tentang masa SMA?, ya seperti itu. Satu orang yang bisa diajak berbagi cerita berbelanja bersama. Apa aku punya? Ya, banyak. Mereka tahu tentang aku. Tapi itu bukan maksudku. Lagian sebagian besar dari satu angkatan juga tahu tentang aku. Beberapa. Nur Anisah dan Ita rahmatika. Khususnya Tika, Tapi aku menghancurkan segalanya dengan mengacuhkannya tiba-tiba. Gara-gara aku terlalu mendengarkan kata orang. I broke it, totally broke it. Itu terjadi ketika awal kelas tiga. Dan akhirnya aku lulus tanpa seorang sahabat. Aku mengakhiri kisah persahabatan dengan aku yang hanya aku. Tika, I’m sorry… very sorry.. I love you, sob.

Keinginan keduaku adalah memiliki seorang pacar tampan, pintar, dan eksis. Ya aku punya. AHF (inisial ajalah) namanya. Dan lagi-lagi hancur hanya dalam waktu 7 bulan. Mengapa? Banyak hal. Antara kesalahpahaman yang hingga saat ini tak terluruskan, jarak yang memisahkan, kebohongan-kebohongan yang terbongkar, ketidakterbukaaan, dan anything. Semua itu hanya terjadi di awal aku merasakan bangku SMA. Lalu? Aku sendiri hingga lulus. Mulai awal kelas dua aku menyukai seseorang, tapi itu berakhir sekedar menyukai sepihak hingga aku lulus. Oke, hingga sekarang. That I’ll tell you if you ask, nif.

Keinginanku yang ketiga adalah memiliki rambut panjang. Haha, sebenarnya ini mudah tapi aku bukan orang yang ahli merawat rambut. Baru sepanjang pundak aku dsudah menebas habis. Bukankah berambut panjang itu cantik? Ya meski tertutup kerudung, ada aura lain yang dipancarkan oleh wanita berambut panjang. Lebih terlihat anggun dan wanita. Sampai sekarang aku belum mendapatkan rambut panjang itu.

Keinginanku yang keempat adalah menjadi novelis muda. Hei, sampai sekarang aku tetap saja berkutat dengan puisi dan cerpen. Masih harus banyak belajar. Disini pencapaianku juga baru sedikit. Baru satu cerpen yang dimuat. Sedih ya? Mungkin  aku terlalu malas.

Keinginanku yang terakhir adalah menjadi juara disaat kelulusan dan kuliah keluar negeri. What?? It’s some big fails!! I’m totally didn’t get it. How sad it is… 

Lalu apa yang harus kulakukan dengan kegagalan-kegagalan itu? Aku masih menikmati rasa malas. Aku masih menikmati kata nanti saja. Aku masih menikmati berat hati dan ketidakhati-hatian. Lalu bagaimana aku mengubahnya. Cambuk seperti apa yang harus dirajamkan padaku? Aku akan mulai membuat daftar resolusi. Resolusi harian, mingguan, bulanan, tahunan, dan pada periode-periode tertentu. Tapi bagaimana menjalaninya? Oh, mungkin aku akan bertanya. Ya, bertanya. Siapapun boleh membantuku bukan?

Popular Posts

Search This Blog